Minggu, 17 Januari 2021

Ujian Akhir Materi : KEARSIPAN


JAWABAN :

1.      Arsip adalah hal yang berkenaan dengan kearsipan, kearsipan itu sendiri adalah kegiatan yang berhubungan dengan penyimpanan surat dan dokumen-dokumen.

Korelasi Arsip dengan record dan warkat adalah :  Record merupakan lembaran (catatan, bahan tertulis, daftar, rekaman, dll) dalam bentuk atau dalam wujud apapun yang berisi informasi atau keterangan untuk disimpan sebagai bahan pembuktian atau pertanggung jawaban atas suatu peristiwa. Sedangkan warkat berasal dari baha arab yang berarti surat, akan tetapi dalam perkembangan lebih lanjut dan lebih luas yaitu berupa lembaran yang berisi keterangan yang memiliki arti dan kegunaan.

 

2.      Filling adalah suatu proses penciptaan, pengumpulan, pemeliharaan, pengaturan, pengawasan, penyusunan dan penyimpanan.

Metode penyimpanan arsip terdiri dari :
 

a.    Sistem Abjad

b.    Sistem Masalah

c.    Sistem Nomor

d.    Sistem Tanggal

e.    Sistem Wilayah

 

3.      Dalam kearsipan ada 2 sistem yang biasa digunakan dalam lembaga instansi ataupun perusahaan yaitu sistem sentralisasi dan desentralisasi

Lembaga Pemerintah menggunakan sistem sentralisasi

Lembaga Pendidikan Swasta menggunakan sistem Desentralisasi

 

4.      Rumusan Undang-Undang No.43 Tahun 2009, tentang Kearsipan

Kearsipan adalah hal yang berkenaan dengan arsip. Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media, sesuai dengan perkembangan dan teknologi komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemda, lembaga pendidikan, perusahaan dan organisasi politik serta organisasi kemasyarakattan dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

5.      Kita mengetahui tentang arsip dinamis karena, arsip dinamis memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

Ø  Arsip yang masih aktual dan berlaku secara langsung diperlukan dan digunakan dalam penyelenggaraan administrasi

Ø  Arsip senantiasa masih berubah nilai dan artinya menurut fungsinya

Ø  Pada dasarnya arsip dinamis bersifat tertutup

SIKLUS ARSIP DINAMIS

Ø  Tahap Pertama

Merupakan tahap penciptaan. Dimana proses ini terjadi tatkala tulisan dituangkan kedalam kertas atau dihasilkan dari komputer, informasi diterima pada film tape atau media lainnya.

Ø  Tahap Kedua

Tahap penggunaan aktif dalam jangka waktu beberapa hari dan mungkin bisa tahunan

Ø  Tahap Ketiga

Tahap inaktif dimana arsip ini sudah jarang atau tidak dipakai lagi sehingga disimpan dalam tempat penyimpanan seperti unit kearsipan atau pusat arsip dinamis.

Ø  Tahap Keempat

Tahap Penyusutan dan Jadwal Retensi Arsip

 

6.      Penggolongan Arsip

a.   Arsip berbasis kertas ( Paper Record ), yaitu arsip berupa teks yang ditulis diatas kertas.

b.   Arsip pandang dengar ( Audio Visual Record ), yaitu arsip yang dapat dilihat dan didengar.

c.   Arsip elektronik ( Machine Readable Record ), yaitu arsip yang diolah dan disimpan dalam suatu format, dimana komputer sebagai alat yang pemprosessnya.

Ø  Arsip sebagai pembuktian hukum menggunakan arsip berbasis kertas.

Ø  Arsip sebagai pembuktian hukum menggunakan arsip pandang dengar dan arsip berbasis kertas.

 

7.      Pemindahan Arsip yaitu memindahkan arsip dari unit pengelola ke unit kearsipan berdasarkan jadwal retensi arsip, yang dilaksanakannya diatur oleh lembaga / instansi

Penyerahan Arsip yaitu tahap setelah pemindahan arsip yang kemudian akan menyerahkan arsip inaktif yang dimiliki ke unit kearsipan tersebut sesuai jadwal retensi arsip yang ditentukan.

Pemusnahan Arsip , pemusnahan dapat dilakukan dengan cara pembakaran, pencacahan, pembuburan dan kimiawi.


8.     a. Map yaitu lipatan kertas atau karton manila yang digunakan untuk menyimapan arsip.

b. Folder yaitu lipatan kertas berbentuk segi empat panjang yang berguna untuk menyimpan atau menempatkan arsip.

c. Guide yaitu lembaran kertas yang digunakan sebagai penunjuk atau sekat pemisah dalam penyimpanan arsip.

d. Filling Cabinet yaitu perabot kantorbebrbentuksegi empat panjang yang diletakkan secara vertikal untuk menyimpan berkas.

e. Boxes File yaitu kotak yang digunakan untuk menyimpan berbagai arsip atau warkat.

f. Rotally Filling yaitu peralatan yang dapat berputar untuk menyimpan dokumen dan arsip

g. Cardex yaitu alat yang digunakan untuk menyimpan arsip yang berupa akrtu dengan menggunakan laci yang dapat ditarik keluar.


9.      Arsip Nilai guna terbagi menjadi 2, yaitu :

    a.)    Nilai Guna Primer yaitu arsip yang digunakan oleh kepentingan lembaga/ instansi yang menghasilkan arsip.

Nilai guna Primer meliputi :

a.       Nilai Guna Administrasi

b.      Nilai Guna Hukum

c.       Nilai Guna Keuangan

d.      Nilai Guna Ilmiah

    b.)    Nilai Guna Sekunder yaitu arsip yang digunakan oleh lembaga/ instansi atau kepentingan umum serta sebagai barang bukti pertanggungjawabban kepada masyarakat.
Nilai Guna sekunder meliputi nilai guna pembuktian dan nilai guna informasi.

  

10.  Dik : PT.Bank Mandiri memiliki gedung 12 lantai, 2 lantai untuk arsip  dengan luas 120 meter persegi / lantai

Dit : Berapa kemampuan beban rak konvesional dan non konvesional?

Jawab : Beban rak konvesional rata-rata 1.200 kg/ meter persegi
Maka, 2 lantai x 120 meter persegi = 240 meter persegi

240 meter persegi x 1.200 kg/ meter persegi = 288.000 kg

Beban rak non konvesional rata-rata 2.400 kg/ meter persegi

Maka, 2 lantai x 120 meter persegi = 240 meter persegi

240 meter persegi x 2.400 kg = 576.000 kg


Minggu, 03 Januari 2021

Silsilah Keluarga

Apa itu Silsilah Keluarga?

Silsilah adalah suatu bagan yang menampilkan hubungan keluarga (silsilah) dalam suatu struktur pohon. Data genealogi ini dapat ditampilkan dalam berbagai format. Salah satu format yang sering digunakan dalam menampilkan silsilah adalah bagan dengan generasi yang lebih tua di bagian atas dan generasi yang lebih muda di bagian bawah. Bagan keturunan yang menampilkan semua keturunan dari satu individu memiliki bagian yang paling sempit di bagian atas.

Nah di bawah ini adalah bagan dari silsilah keluarga saya :

*Silsilah akan diedit dalam sewaktu-waktu





Jumat, 25 Desember 2020

Tips Menulis Cerita Yang Menarik

 

Assalamualaikum wr wb teman-teman semua, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tips menulis cerita yang saya tahu dan saya pahami untuk teman-teman semua di sini.

Menulis cerita mungkin bagi sebagian orang dianggap sebagai aktivitas merangkai kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf dengan baik dan benar. Ternyata menulis cerita tidak semudah itu untuk dilakukan, terlebih banyak sekali aspek yang harus diperhatikan. Kali ini saya tidak akan membahas banyak tentang kepenulisan itu sendiri, melainkan tips untuk menulis berdasarkan pengalaman pribadi.

1.       Mencari ide cerita yang menarik

Untuk memulai suatu cerita, pastinya langkah pertama yang dilakukan adalah mencari ide pokok atau ide cerita sebelum mengembangkannya menjadi sebuah cerita yang utuh. Ada banyak cara untuk mencari ide cerita, namun saya pribadi lebih suka menggunakan musik serta membaca buku lain untuk mendapatkannya.

Cobalah untuk membuat cerita yang menarik dengan alur yang tidak biasa. Beranilah untuk mengangkat tema yang berbeda dan keluar dari alur general atau umum yang sudah banyak digunakan oleh penulis lain. Hal ini bisa menarik perhatian pembaca dan membuat ceritamu lebih menonjol dari yang lain, namun tetap perhatikan jalan ceritanya agar tidak berlebihan.

2.       Cara menggambarkan setiap latar, adegan, dan tokoh

Menggambarkan suatu adegan selalu menjadi tantangan untuk saya, karena selain untuk menjelaskan maksud dari cerita saya, saya juga ingin menarik pembaca agar ikut larut ke dalam ceritanya. Coba untuk tidak selalu gamblang dalam menggambarkan sesuatu, kamu bisa memberi siasat dengan cara menjelaskannya lewat suatu tindakan atau kejadian.

3.       Judul cerita yang atraktif

Buatlah judul cerita yang menarik. Sering kali kita memilih bacaan karena judulnya yang unik, bikin penasaran, dan gampang diingat, bukan? Nah, oleh karena itu buatlah judul yang memenuhi tiga aspek tersebut.

4.       Rajinlah melakukan editing pada cerita

Saya sendiri tidak bisa memublikasikan cerita apabila belum melewati tahap editing. Hasil tulisan pertama selalu terdapat banyak kesalahan, entah itu dalam penulisan atau isi kalimat/paragraf. Sangat penting untuk menyunting cerita kamu, selain untuk mempelajari apa saja kesalahan yang telah kamu lakukan, hal ini juga dapat membantu meningkatkan kualitas tulisanmu menjadi lebih baik.

5.       Jangan menulis paragraf atau kalimat yang tidak perlu

Terkadang kita menemukan paragraf di dalam cerita yang sebetulnya tidak perlu dibahas atau tidak penting untuk dimasukkan ke dalam cerita tersebut. Untuk menghindarinya, lakukanlah revisi dan pada tahap itu kamu bisa menemukannya dan menghilangkan paragraf tersebut. Karena membuat tulisan yang terlalu panjang akan membuat pembaca jenuh juga, terlebih jika isi dari paragraf tersebut tidak begitu penting. Buatlah paragraf cerita yang rinci namun padat.

6.       Seringlah membaca cerita lain

Seorang penulis pastilah suka membaca, namun tidak sebaliknya. Hal ini juga perlu dilakukan untuk menambah perbendaharaan kosatkata yang kita miliki. Sering membaca cerita juga dapat meningkatkan pengetahuan dan daya imajinasi kita.

Baca juga cerpen saya "Rintik"

Sekian untuk kali ini, Assalamualaikum wr wb.

Kamis, 24 Desember 2020

REVIEW BUKU "Supernova: Kesatria, Puteri, & Bintang Jatuh

Assalamualaikum wr wb teman-teman, bagaimana kabarnya? Semoga baik ya. Dalam kesempatan kali ini saya mau membahas salah satu novel fenomenal karya Dee atau Dewi Lestari, yaitu Supernova. Novel ini pertama kali dirilis pada tahun 2001 dan memiliki 6 series, yaitu :

1.       Supernova 1 : Kesatria, Puteri, & Bintang Jatuh (2001)

2.       Supernova 2 : Akar (2002)

3.       Supernova 3 : Petir (2004)

4.       Supernova 4 : Partikel (2012)

5.       Supernova 5 : Gelombang (2014)

6.       Supernova 6 : Inteligensi Embun Pagi (2016)

Yang akan saya bahas kali ini adalah series pertama dari Supernova yaitu Supernova: Kesatria, Puteri, & Bintang Jatuh. Pertama kali saya membaca novel ini ketika saya kelas 2 SMP, saat itu saya sedang mencari bahan bacaan di perpustakaan, merasa tertarik dengan sampul buku dan judul ceritanya, saya pun memutuskan untuk meminjam buku tersebut dan menghabiskan waktu selama satu minggu untuk membaca keseluruhan ceritanya. Jujur saja, untuk yang pertama kali, saya tidak mengerti dengan alur ceritanya, dan Bahasa yang digunakan Dee terlalu berat untuk saya.

Namun tak dipungkiri, Bahasa dan istilah sains yang digunakan Dee dalam ceritanya membuat saya terkagum-kagum, selama membaca pun saya sering berpikir kok bias? Kok bias? Dan seterusnya setiap kali saya menemukan istilah baru dan bagaimana Dee menggambarkan sesuatu yang sederhana menjadi bentuk yang rumit. Banyak sekali kalimat yang tidak saya mengerti. Karena itu, saya sempat ingin berhenti, tapi kepalang penasaran sama ceritanya, jadilah saya tuntaskan 300 lebih halaman pada buku tersebut.

Supernova KPBJ (saya singkat aja ya…) bertema fiksi ilmiah, salah satu alasan mengapa saya memilih buku ini sebagai bacaan. Namun untuk seumuran saya yang saat itu masih berusia 13-14 tahun, ceritanya terlalu berat dan banyak unsur yang cukup dewasa. Seperti kisah cinta terlarang Rana dan Ferre, Diva seorang pelacur kelas atas dan roman pasangan gay antara Dimas dan Reuben. Terdengar akan rumit ya ceritanya? Memang, tapi untuk orang yang menyukai alur cerita yang tidak biasa, jarang ada di pasaran, novel ini cocok untuk dibaca. Saya pribadi merekomendasikan novel ini untuk ada di dalam list bacaan kamu selanjutnya.

Bagi saya cerita Supernova KPBJ ini punya banyak sisi yang menarik, di samping bahasanya yang tinggi dan rumit, puisi serta filsafat di dalamnya selalu sukses menggunggah perasaan saya setelah memutar otak buat memikirkan setiap adegan di dalam ceritanya dan pesan moral yang tersaji dengan baik dalam Bahasa tingkat dewanya. Novel ini memang berbeda dengan novel-novel lain yang pernah saya baca, dan saya yakin teman-teman di sini akan mendapatkan kesan yang sama apabila baru pertama kali membacanya.

Series novel Supernova :

Akhir kata, assalamualaikum wr wb

Minggu, 20 Desember 2020

Hobi : Menulis Cerita

Assalamualaikum wr. wb teman-teman semua, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi dan menceritakan tentang kegemaran saya, yaitu menulis cerita.

Perkenalkan, nama saya Sintia Putri Octaviani, orang di sekitar saya sering memanggil saya Sintia atau Putri. Saya perempuan berusia 21 tahun yang sedang asik mendalami hobi saya sejak SMP, yaitu menulis cerita.

Mulanya, saya tidak memiliki ketertarikan terhadap dunia tulis menulis, saya hanya menyukai sebatas membaca komik dan cerita pendek. Saat itu saya kelas 1 SMP, waktu pertama kalinya saya mengenal istilah fanfiction, fanfiction sendiri adalah bacaan yang mengenalkan saya ke dalam dunia tulis menulis ini. Nah, mungkin teman-teman di sini masih belum akrab atau bahkan baru mendengar istilah tersebut? Kalau begitu, mari saya perkenalkan secara singkat apa sih fanfiction itu?

FANFICTION

Fan Fiction atau biasa disebut fanfic, adalah sebuah cerita fiksi yang dibuat oleh penggemar berdasarkan kisah, karakter atau setting yang sudah ada. Fanfic bisa berlaku untuk film, komik, novel, selebritis dan karakter terkenal lainnya. Terkadang sejumlah fanfic menyertakan penulisnya sebagai karakter cerita, ada pula yang tidak.

Bagaimana awal mulanya saya bisa mengenal fanfiction? Dulu, saya gemar sekali bermain facebook, dulu facebook adalah satu-satunya platform yang paling sering saya kunjungi. Pertama kalinya saya mengenal fanfiction adalah saat saya menemukan sebuah halaman khusus yang membagikan cerita fanfiction di facebook. Karena rasa penasaran, saya pun mulai tertarik membacanya.

Fanfiction memiliki banyak tema dan alur cerita yang sangat beragam serta konflik cerita yang cenderung lebih ringan, membuat banyak orang tertarik untuk membacanya, terutama bagi seorang penggemar seperti saya. Dimulai dari sanalah, saya mulai mencoba menulis cerita fanfiction sendiri.

Mulai dari fanfiction hingga cerpen lokal, saya pernah membuatnya. Media pertama yang saya gunakan untuk menulis cerita adalah buku tulis biasa dan dengan tulisan tangan. Karena dulu, jika ingin menggunakan komputer saya harus pergi ke warnet, sedangkan saya dapat menulis cerita hingga berjam-jam lamanya dalam sehari. Sampai akhirnya saya membuat 7 buah buku dengan cerita berbeda.

Pada tahap berikutnya saya mulai aktif membagikan cerita yang saya tulis di sosial media seperti facebook dan wordpress, saya ingin mendapatkan reaksi serta review dari pembaca dalam jangkauan yang lebih luas. Dengan adanya kritik dan saran, saya dapat melihat kekurangan pada tulisan saya. Sampai akhirnya saya aktif menulis dari tahun 2013 hingga 2016. Pada tahun berikutnya, saya sempat berhenti karena kesibukan sekolah, dan akhirnya saya kembali menulis pada tahun 2019 awal.

Menulis cerita bagi saya sudah menjadi suatu kegemaran dan kebiasaan. Membuat tulisan dengan menyisipkan emosi di dalamnya adalah sesuatu yang menyenangkan bagi saya, terutama ketika pembaca dapat ikut terhanyut ke dalam cerita yang saya buat. Saya ingin terus mengasah kemampuan menulis saya dan menjadikan menulis sebagai sesuatu yang serius saya tekuni.

Itulah cerita singkat mengenai hobi saya. Kalau boleh, silakan berbagi cerita kembali, apa sih hobi kamu? Tulis di kolom komentar ya. Terima kasih sudah membaca.


Assalamualaikum wr wb.

Arsip Keluarga : Dokumen Jadul

Assalamualaikum wr wb teman-teman, kali ini saya mau simpan beberapa dokumen jadul atau dokumen yang dibuat pada zaman dulu dan alhamdulillah sampai sekarang masih tersimpan dengan utuh di lemari arsip keluarga saya.

Yang pertama adalah Akta Kelahiran, nah ternyata jaman dulu Akta Kelahiran ini namanya Akte Kenal Lahir.

Suratnya masih menggunakan kertas kuning yang cukup tipis, diketik menggunakan mesih Tik dan diberi materai Republik Indonesia berwarna merah. Surat Akta Kelahiran ini dibuat pada tahun 1981. Sudah cukup lama ya, perbedaan zaman sudah sangat terlihat dari penampilan surat. Hem... Surat ini 18 tahun lebih tua dari saya yang baru lahir di tahun 1999.

Kedua adalah surat Keputusan Bupati pada tahun 1981. Masih di tahun yang sama, karena itu penampilan surat mirip dengan surat yang sebelumnya. Ini adalah surat Pengangkatan PNS untuk kakek saya.

Surat ketiga adalah surat permohonan yang ditulis tangan oleh kakek saya pada tahun 1979. Wah kakek saya punya tulisan tangan yang bagus, gak kayak saya >,<

Keempat adalah surat mutasi kenaikan pangkat pada tahun 1985. Seluruh tulisannya masih menggunakan mesin Tik.


Terakhir adalah surat keputusan Bupati. Dibuat pada tahun 1985 dan ternyata ada sebagian tulisan yang telah menggunakan perangkat komputer & printer. Hal menarik lainnya adalah jumlah gajih pokok pada waktu itu sebesar Rp 46.400 hem... Kalau zaman sekarang cuma bisa buat jajan bakso sama martabak telor tuh >.<

Nah itu adalah beberapa arsip tertulis yang keluarga saya yang sampai saat ini masih tersimpan. Masih ada banyak arsip lama dan arsip baru lainnya yang tersimpan, namun rasanya membagikan arsip lama lebih menarik karena kita dapat melihat penampilan lawas dari benda tersebut.

Akhir kata, Assalamualaikum wr wb.

Jumat, 18 Desember 2020

Jalan : Pangeran Kornel


Profile Pangeran Kornel

Pangeran Kornel ialah nama lain bagi Pangeran Kusumadinata XI, bupati Sumedang tahun 1791-1828, Pangeran Kusumadinata oleh Belanda diangkat sebagai kolonel tituler. Istilah “kolonel” yang masih langka pada zaman itu, berubah menjadi “kornel”. Nama “Pangeran Kornel” itu sendiri lebih terkenal di masyarakat daripada namanya yang sebenarnya yaitu Asep Djamu (1761-1828), kemudian selang 2 tahun lahirlah sepupunya dengan nama Asep Ema.

Pangeran Kusumadinata IX merupakan putra dari pasangan Adipati Surianagara II (bupati Sumedang tahun 1761-1765) dan Nyi Mas Nagakasih. Semasa kecilnya beliau dikenal dengan nama Raden Asep Djamu. Pada saat ayahnya meninggal pada tahun 1765, diangkatlah bupati penyelang/sementara dikarenakan Raden Asep Djamu yang masih balita belum bisa naik tahta menjadi Bupati Sumedang. Baru pada tahun 1791, Raden Djamu alias Surianagara III diangkat menjadi Bupati Sumedang dengan gelar Pangeran Kusumadinata IX (memerintah tahun 1791–1828).

Sumber : wikipedia

Sejarah singkat Cadas Pangeran

Cadas Pangeran. Nama ini begitu melekat di ingatan masyarakat sebagai nama dari salah satu jalan raya yang terkenal angker. Cadas Pangeran sendiri merupakan bagian dari jalan raya Bandung-Cirebon dan masuk dalam jalur Jalan Raya Pos (Anyer-Panarukan) yang dibangun pada masa pemerintahan Herman Willem Daendels. Saat itu, Daendels menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Nama Cadas Pangeran sendiri muncul karena jalan raya tersebut dibangun dengan cara memahat batuan gunung berupa bukit yang cadas dan amat keras. Sumber lain menuturkan bahwa nama Cadas Pangeran merupakan diambil dari peristiwa ‘pemberontakan’ Cadas Pangeran.

Nama tersebut juga adalah cerminan dari sikap dan watak keras alias cadas dari Bupati Sumedang saat itu, Pangeran Kusumadinata IX yang juga dikenal sebagai Pangeran Kornel yang menyayangkan kekejaman dari Daendels kepada rakyatnya.

Wajar saja bila sang pemimpin murka. Rakyatnya dikabarkan banyak yang mati akibat pembangunan jalan raya sepanjang tiga kilometer yang dibangun di tahun 1809 itu. Bukan lagi berjumlah puluhan, melainkan ratusan bahkan ribuan pekerja paksa harus rela merenggang nyawa di sana.

Ada yang terjatuh, ada pula yang dimangsa oleh hewan buas karena pada saat itu lokasi pembuatan jalan raya Cadas Pangeran masih dikelilingi hutan. Alat yang digunakan para pekerja pun masih amat sangat sederhana. Kabarnya, mereka hanya menggunakan linggis untuk memahat bebatuan cadas tadi.

Karena itulah, Pangeran Kornel memberikan perlawanan keras alias pemberontakan terhadap Herman Willem Daendels. Di kawasan jalan raya yang curam dan berkelok ini terdapat patung yang berdiri kokoh. Patung tersebut merupakan patung dari Pangeran Kornel yang menyalami sang Gubernur Jenderal menggunakan tangan kiri. Sementara tangannya memegang keris pusaka.

Daendels tentu terkejut akan perlawanan yang dilakukan sang Adipati untuk para rakyatnya. Pria yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda sejak tahun 1808 ini berjanji pada Pangeran Kornel bahwa dirinya akan mengganti pekerja paksa dari kalangan rakyat Sumedang dengan tentara Zeni Belanda untuk melakukan pembangunan jalan. Sementara rakyat Sumedang ditugaskan sebagai pekerja cadangan.

Namun, hal tersebut hanyalah tipu muslihat dari Daendels saja. Ia malah membawa banyak tentara Belanda yang ditugaskan untuk melawan dan menghabisi Pangeran Kornel beserta rakyat yang memberontak. Akibat ketidaksiapan dan kekurangan senjata, pasukan sang Pangeran berhasil dilumpuhkan oleh Daendels dan para serdadu Belanda.

Trisula Sebagai Penyangga

Menurut sang kuncen atau juru kunci dari jalan raya Cadas Pangeran, jalan raya yang banyak dilalui kendaraan besar maupun kecil tersebut bisa tetap berdiri dengan kokoh di lereng pegunungan karena adanya senjata berupa trisula yang digunakan sebagai penyangga. Trisula tersebut ‘disusupi’ oleh tiga wujud makhluk halus berupa siluman ular, kera dan harimau.

Konon katanya, bila ada orang yang angkuh atau sombong dan tak mempercayai keberadaan mereka, maka orang tersebut akan didatangi secara langsung oleh sang makhluk tak kasat mata. Tentu, tak semua orang percaya akan hal ini dan ada pula yang menganggapnya sebagai mitos belaka. Namun, bagi masyarakat setempat dan sang juru kunci, tentu hal ini tampaknya bukan sekadar isapan jempol saja.

Sumber : bacaterus.com

Teknologi Perkantoran : Kendaraan

Setiap perusahaan dan perkantoran tentu membutuhkan kendaraan operasional. Untuk kebutuhan kendaraan operasional level manajemen, karyawa...